Gubernur Riau, Arsyadjuliadi Rachman disertai sebanyak kepala dinas serta tubuh dilingkungan Pemrintah Provinsi Riau menghadiri serta dan merupakan juga meresmikan pameran perpustakaan dalam rangka bersimpena hari sumpah pemuda bertempat di Perpustakaan Soeman HS Pekanbaru, Selasa (18/10) Pameran di taja tubuh Perpustakaan serta Arsip area (BPAD) Provinsi Riau, bertemakan “Yang muda yang membaca” serta beragamperlombaan ditingkat TK serta SD layaknya lomba mewarnai, lomba mendongen, lomba menggambar serta lain-lain   Lancang Kuning -Dan juga adanya sekitar 50 stand yang akan meramaikan pameren tersebut. Stand terdiri dari perpustakaan sekolah, perpustakaan yang adanya di Kabupaten Kota di Riau, serta juga adanya stand yang dari Malaysia serta Tanjung Pinang. Para penerbit serta buku-buka melayu riau akan dipajangkan dalam pameran besok Dalam sambutannya Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Racman mendambakan kedepan perpustakaan dapat melaksanakan inovasi inovasi yang terus di ikuti terutama terhadap bidang teknologi. pernyebaran IT sesegera mungkin di ikuti, serta tak boleh ketinggalan Sementara itu, Kepala BPAD Riau, Yoserizal Zein mengatakan, dengan ada acara ini kedepan dapat menaikkan minat baca masyarakat terutama dimulai dari anak umur dini. (SAN) Andi merupakan pengusaha yang mempunyai banyak jenis usaha yang berbasis di   ProvRiau. Di bawah Group Riau Muda, Andi saat ini menguasai bisnis transportasi, SPBU, pertambangan, serta perkebunan[2]. Kesuksesan Pak Andi sebagai pengusaha ini tercermin dari pengumuman Komisi Pemilihan Umum Riau yang menyiratkan Andi sebagai Calon Wakil Gubernur Riau terkaya dengan kekayaan sejumlah Rp. 132 Miliar tunai[3]. sepanjang bergelut di dunia usaha, Pak Andi memimpin beragam organisasi kewirausahaan si riau, layaknya menjadi Ketua Hiswana Migas Riau, Ketua Hipmi Riau, serta Ketua Kadin Riau[4][5]. Prestasinya yang cukup gemilang, sudah mengantarkannya sebagai wakil ketua Kadin Indonesia terhadap tahun 2009[6] Selain berbisnis, Andi juga aktif di partai politik. Ia bergabung dengan Partai Golkar, serta melewati partai ini ia berhasil menempatikursi DPR-RI periode 2009-2014. Dalam Pemilukada Prov Riau 2013, ia yang berpasangan dgn Annas Maamun terpilih sbgi wkl gub Riau periode 2013-2018, serta resmi di lantik terhdp tanggal 19 Februari 2014 oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Gamawan Fauzi

Beginilah Arsitektur LTE (Jaringan 4G)

Arsitektur LTE dikenal dengan sebuah istilah SAE (System Architecture Evolution) yang berartikan sebuah evolusi arsitektur dibandingkan dengan teknologi sebelumnya. Dengan cara keseluruhan LTE menggunakan teknologi EPS (Evolved Packet System). Didalamnya tersedia tiga komponen penting yaitu UE (User Equipment), E-UTRAN (Evolved UMTS Terrestial Radio Access Network), serta EPC (Evolved Packet Core). Yang semua sangat penting untuk memenuhi kebutuhan jaringan lte tersebut.

User Equipment (UE)

User equipment adalah perangkat dalam LTE yang terletak paling ujung serta berdekatan dengan user. Peruntukan UE pada LTE tak tidak sama dengan UE pada UMTS alias teknologi sebelumnya.

E-UTRAN

Evolved UMTS Terresterial Radio Access Network alias E-UTRAN adalah sistem arsitektur LTE yang mempunyai manfaat menangani segi radio jalan masuk dari UE ke jaringan core. Tak sama dari teknologi sebelumnya yang memisahkan Node B serta RNC menjadi elemen tersendiri, pada sistem LTE E-UTRAN hanya tersedia satu komponen yakni Evolved Node B (eNode B) yang sudah emnggabungkan manfaat keduanya. eNode B dengan cara fisik adalah sebuahbase station yang terletak dipermukaan bumi (BTS Greenfield) alias ditempatkan diatas gedung-gedung (BTS roof top).

Evolved Packet Core (EPC)

EPC adalah sebuah system yang baru dalam evolusi arsitektur komunikasi seluler, sebuah system dimana dibagian core network memakai all-IP. EPC menyediakan manfaatonalitas core mobile yang pada generasi sebelumnya (2G, 3G) memliki dua tahap yang terpisah yaitu Circuit switch (CS) untuk voice serta Packet Switch (PS) untuk data. EPC begitu penting untuk layanan pengiriman IP dengan cara end to end pada LTE. Tidak hanya itu, berperan dalam memungkinkan pengenalan model bisnis baru, semacam konten serta penyedia app. EPC terdiri dari MME (Mobility Management Entity), SGW (Serving Gateway), HSS (Home Subscription Service), PCRF (Policy and Charging Rules Function), serta PDN-GW (Packet Data Network Gateway). Berikut penjelasan singkatnya: